HomeEkbisIndonesia–Polandia Perkuat Kerja Sama Pertanian, Bidik Ketahanan Pangan Global

Indonesia–Polandia Perkuat Kerja Sama Pertanian, Bidik Ketahanan Pangan Global

SBCNews.id — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Polandia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di tengah dinamika global yang kian kompleks.

Langkah ini mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Polandia Małgorzata Gromadzka di Jakarta, Senin. Pertemuan tersebut menandai keseriusan kedua negara dalam memperluas kemitraan, tidak hanya pada aspek perdagangan, tetapi juga teknologi, investasi, dan pengembangan pertanian berkelanjutan.

“Indonesia adalah negara terbuka. Kita siap bekerja sama dengan siapa pun, termasuk dalam memperkuat perdagangan ekspor-impor dan investasi,” ujar Sudaryono.

Menurutnya, situasi global yang diwarnai konflik geopolitik, gangguan rantai pasok, serta krisis pangan menuntut kerja sama antarnegara yang lebih konkret dan terarah. Ia menekankan pentingnya pembukaan akses pasar, penyederhanaan prosedur teknis, serta penguatan riset dan inovasi pertanian.

Dalam pembahasan teknis, Polandia mendorong ekspor sejumlah komoditas unggulan seperti daging sapi, produk susu, gandum, hingga buah berry ke Indonesia. Sementara itu, pemerintah Indonesia menegaskan pentingnya pemenuhan standar kesehatan, sertifikasi veteriner, serta audit ketat sebelum akses pasar diberikan.

Indonesia juga mengambil sikap hati-hati terhadap komoditas tertentu seperti unggas, dengan mempertimbangkan aspek keamanan hayati dan perlindungan produksi dalam negeri. Namun demikian, peluang tetap terbuka bagi komoditas lain yang memenuhi persyaratan teknis serta kebutuhan pasar domestik.

Sudaryono menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis yang melampaui aktivitas ekonomi semata. “Agrikultur berarti pangan. Kita berbicara tentang bagaimana memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat Indonesia, sekaligus menjaga stabilitas pangan global,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, kedua negara sepakat membentuk kelompok kerja teknis guna mempercepat penyelesaian protokol perdagangan, khususnya untuk komoditas daging sapi dan produk susu. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat proses audit, harmonisasi standar, serta implementasi perdagangan secara langsung.

Selain itu, kerja sama akan diperluas melalui forum pelaku usaha, penjajakan investasi, hingga peluang penandatanganan nota kesepahaman antar pemerintah untuk memperkuat kemitraan jangka panjang.

Di sisi lain, Małgorzata Gromadzka menilai Indonesia merupakan mitra strategis di kawasan Asia dengan potensi kerja sama yang besar. Ia juga menyoroti posisi Polandia sebagai gerbang menuju pasar Eropa.

“Saya percaya kita memiliki banyak peluang untuk meningkatkan kerja sama bilateral yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan volume perdagangan, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih seimbang dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global yang semakin kompleks.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments