
SBCNews-Menjelang UTBK-SNBT 2026, Calon Peserta Serbu UI untuk Survei Lokasi: “Biar Tidak Kaget di Hari H”
Depok — Menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, kawasan Universitas Indonesia (UI) mulai dipadati calon peserta yang datang bukan untuk belajar, melainkan “memetakan medan ujian” mereka.
Sejak akhir pekan hingga H-1 pelaksanaan ujian, sejumlah peserta terlihat melakukan survei langsung ke lokasi tes untuk memastikan kesiapan teknis, aksesibilitas, hingga fasilitas penunjang di sekitar ruang ujian.
Salah satunya adalah Nadhira Syazani, peserta yang mendapatkan lokasi ujian di Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, tepatnya di Laboratorium A3. Ia mengaku sengaja datang lebih awal untuk menghindari potensi kendala pada hari pelaksanaan.
“Biar nggak bingung dan nggak telat. Jadi lebih tenang karena sudah tahu titiknya,” ujar Nadhira saat ditemui di area kampus UI, Senin (20/4/2026).
Berdasarkan pengamatannya, lokasi ujian di sekitar Universitas Indonesia relatif mudah dijangkau, terutama karena berada dekat RSUI (Rumah Sakit Universitas Indonesia) dan akses dari kawasan Pondok Cina.
Meski tidak diperbolehkan masuk ke ruang laboratorium karena aturan sterilisasi, Nadhira sempat mengamati kondisi ruangan dari luar. Ia menilai fasilitas komputer terlihat memadai, meski suasana ruangan sedikit redup.
“Komputernya bagus-bagus, cuma agak gelap sedikit. Tapi nggak masalah, yang penting sudah lihat langsung jadi lebih siap,” katanya.
Bukan Sekadar Cek Ruang Ujian
Survei lokasi, bagi sebagian peserta, bukan hanya soal mengetahui letak gedung. Nadhira juga mengecek fasilitas pendukung seperti musala, toilet, kantin, hingga area parkir.
Ia bahkan memetakan lokasi musala yang berada dekat Laboratorium A3 serta posisi toilet di lantai 1 dan 2 gedung tersebut.
“Penting banget survei biar nggak panik. Sudah tahu di mana salat, di mana toilet, jadi tinggal fokus ujian,” ujarnya.
Antisipasi Macet, Berangkat Subuh
Dengan lokasi rumah yang cukup jauh dari Depok serta jadwal ujian yang jatuh pada hari kerja, Nadhira juga menyiapkan strategi khusus untuk menghindari kemacetan di jalur Margonda dan Juanda.
Ia berencana berangkat sebelum subuh dan kemungkinan akan singgah di area kampus untuk beribadah sebelum ujian dimulai.
“Nanti subuhan di Masjid UI atau musala dekat lokasi saja biar aman. Hari kerja biasanya macet,” katanya.
Fenomena peserta yang melakukan survei lokasi ini menunjukkan meningkatnya kesadaran calon mahasiswa dalam mempersiapkan diri secara matang, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga strategi teknis menghadapi ketatnya pelaksanaan UTBK-SNBT 2026.



