SBCNews.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali membuka program pelatihan kompetensi gratis bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pencari kerja. Kali ini, pelatihan difokuskan pada bidang Export-Import dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum, yang dinilai memiliki tingkat kebutuhan tinggi di dunia industri.Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, mengatakan jenis pelatihan yang diselenggarakan telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja. Menurutnya, K3 Umum menjadi salah satu kompetensi yang kerap menjadi syarat utama bagi perusahaan.“Pelatihan ini lebih ke arah kebutuhan export-import dan K3 Umum. Kalau K3 Umum memang sangat dibutuhkan, biasanya ketika masuk perusahaan itu menjadi salah satu syarat,” ujar Hebi.Hebi menambahkan, pelatihan yang dibuka merupakan program dengan tingkat serapan tenaga kerja yang relatif tinggi. Karena itu, Disperinaker Surabaya secara konsisten menggelar pelatihan serupa setiap tahun untuk memperluas peluang kerja masyarakat, khususnya para pencari kerja.“Jenis pelatihan dengan serapan tinggi tetap kami adakan untuk warga Kota Surabaya, terutama adik-adik yang sedang mencari pekerjaan,” jelasnya.Pelaksanaan pelatihan, lanjut Hebi, dilakukan secara terstruktur sesuai kurikulum yang telah ditetapkan. Metode pembelajaran tidak hanya berupa teori di dalam kelas, tetapi juga dilengkapi praktik kerja dengan sarana dan prasarana pendukung.“Metodenya sesuai kurikulum, ada ketentuannya, ada sarana prasarana, semuanya berbasis kelas dan praktik,” paparnya.Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikasi kompetensi resmi dari BNSP. Sertifikat ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja. Selain itu, peserta juga berkesempatan mengikuti on the job training hingga program magang sebagai jembatan menuju dunia kerja.“Peserta akan mendapatkan pelatihan kerja hingga kesempatan magang. Ending-nya, mereka bisa bekerja,” terang Hebi.Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Pahlawan dengan meningkatkan keterampilan dan kompetensi pencari kerja.“Harapannya, pelatihan ini bisa mendukung upaya penurunan TPT di Kota Surabaya,” pungkasnya.Sebagai informasi, pendaftaran pelatihan Export-Import dan K3 Umum dibuka pada minggu pertama hingga kedua Februari 2026. Program ini diperuntukkan bagi warga ber-KTP Surabaya, berusia minimal 18 tahun, dengan latar belakang pendidikan minimal SMA atau SMK. Adapun pelaksanaan pelatihan dijadwalkan mulai Maret 2026.
Sumber: Jatimtimes



